20/09/11

Konfigurasi WLAN Hybrid

Membuat konfigurasi jaringan hybrid WLAN untuk adhoc connection dengan memanfaatkan 1 buah komputer yang akan bertindak sebagai router. Komputer yang bertindak sebagai router harus memiliki satu buah LAN card untuk koneksi secara wireline,
dan satu buah wireless card untuk koneksi secara wireless. Buatlah dua macam skenario konfigurasi berikut ini.

1. Skenario 1 : terdapat dua buah jaringan LAN yang berbeda subnet, dan satu buah komputer yang bertindak sebagai router. Komputer router tersebut memiliki dua buah interface, yaitu interface untuk koneksi secara wireline dan interface untuk koneksi secara wireless. Network id dan netmask masingmasing subnet dapat dilihat di gambar.

Komputer 1 Pada computer pertama kita menjadikan sebagai router Pertamatama pada computer pertama membuat koneksi agar computer pertama dan ketiga dapat saling
terkoneksi lewat jaringan wireless, nama networknya “modul3”





Mengubah IPEnableRouter dari nilai “0” diganti menjadi “1”



Kemudian menyeting ipLan dengan ip address 192.168.16.1 subnet mask 255.255.255.0 dan
gateway 192.168.16.1



Kemudian menyting ipWireless dengan ip address 192.168.1.1 subnet mask 255.255.255.248 dan gateway 192.168.1.1



Kemudian tes koneksi ke jaringan Lan dengan computer yang ke2
dengan cara ping 192.168.16.2



Kemudian tes koneksi ke jaringan wireless dengan computer yang ke3 dengan cara ping
192.168.1.3



Routing table



Komputer 2
Pada computer ke2 menggunakan OS linuxubuntu. Ip address pada komputer ke2
192.168.16.2 mask 255.255.255.0



Terkoneksi pada computer pertama ping 192.168.1.1



Agar computer ke2 dapat koneksi ke Komputer3 dilakukan route add 192.168.1.0 netmask
255.255.255.0 gw 192.16816.1 dev eth0



Tes koneksi ke computer 3 ping 192.168.1.3



Routing table



Komputer 3
Pada komputer ke3 menggunakan OS windows dengan settingan ip address 192.168.1.3 subnet mask 255.255.255.248 gateway 192.168.1.1



Koneksi dengan ke modul 3 agar dapat terkoneksi dengan komputer 1



Agar computer ke3 dapat koneksi ke Komputer2 dilakukan route add 192.168.16.0 mask
255.255.255.248 192.1681.1



Routing table



Tes konek si ke komputer 1 dan komputer 2



2. Skenario 2: terdapat satu buah jaringan LAN (satu buah subnet), dimana pada subnet tersebut terdapat satu buah komputer yang bertindak sebagai bridge, yang menghubungkan antara jaringan wireless dengan jaringan wireline.
Komputer 1
Melakukan bridge antara jaringan LAN dan Wireless



Hasil bridgnya



Seting IP buat Bridge



Ping ke jaringan wireless ke komputer 3 ping 192.168.1.3



Ping ke jaringan LAN ke komputer 2 ping 192.168.16.4



Komputer 2
Ping ke komputer 1 192.168.16.1



Ping kekomputer 3 setelah di bridge ping 192.168.16.3



Komputer 3
Ping ke komputer 1 ping 192.168.16.2



Ping ke komputer 2 sebelum di bridge ping 192.168.16.4



Ping ke komputer 2 setelah di bridge ping 192.168.16.4


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar